DARI CAHAYA KEPADA BIDADARI

Maka… berserakanlah keping bintang bercahaya di hamparan hidupmu

Haidar Rein Maret 23, 2007

di-kelas.jpg SEKELUMIT SAYA : Haidar Rein, sebuah nama alias yang saya pakai dalam blog ini. Mengapa saya memakai nama ini. Haidar berarti Singa/Lion, berhubung zodiak saya Leo yang lambangnya Singa, ya sudah…saya pakai saja nama Haidar. Rein adalah singkatan dari nama saya: renatha. Lahir di yogyakarta pada tanggal 18 Agustus dengan nama lengkap : renathasavira. Berhubung saya senang dengan yang namanya kertas dan pena( suka nulis-nulis, nyoret-nyoret, gambar-gambar dan bikin puisi ), tapi dengan keadaan zaman yang semakin canggih, maka komputer atau tepatnya blog inilah yang menggantikan semua buku dan diary-diary yang selalu saya pakai untuk menuangkang segala ide, renungan dan pikiran saya. Saat ini saya bekerja di Departemen Perdagangan Ditjen KPI, yang kantornya dekat dengan stasiun Gambir dengan gedung baru yang baru saja selesai dibangun ( dengan gaya arsitektur seperti bangunan kotak-kotak yang tersusun…kayak mainan lego-legoan…). Saya berharap mudah-mudahan saya bisa pindah kesana. Mungkin orang bertanya-tanya mengapa saya membuat blog yang berisikan tentang mahzab Ahlul Bayt atau yang secara umum dikenal dengan Mahzab Syiah  yang pengikutnya banyak terdapat di Iran dan Irak. Hal ini dikarenakan saya melihat adanya kesalahpahaman sebagian umat islam dalam memandang mahzab ini. Blog ini berisikan segala informasi yang berhubungan dengan mahzab Ahlul Bayt.
Saya paparkan dengan cara yang paling sederhana, tidak rumit apalagi membingungkan. Saya sertakan pula beberapa situs yang berhubungan dengan mahzab ini agar dapat mendapat info lain mengenai mahzab Ahlul Bayt.
Bagi yang ingin mengetahuinya dengan tidak terburu-buru, apalagi termakan isu dan fitnah keji…mudah-mudahan blog ini dapat membantu untuk mengetahui, memahami dengan hati terbuka dan lapang dada.

Sesungguhnya saya amat sangat berharap,  perbedaan jangan menjadikan umat berpecah belah. Orang boleh saja berbeda pendapat, atau bahkan tata cara dalam melaksanakan ibadah ritualnya ( dengan tetap merujuk pada aturan fikih yang diyakininya ).

Kehidupan di dunia ini ibarat pelangi berwarna-warni…..dan bukan pelangi namanya jika hanya terdiri dari 1 warna…dan bukankah pelangi itu berasal dari biasan pancaran  sinar sebuah matahari?

 

 

12 Responses to “Haidar Rein”

  1. ressay Says:

    kalau boleh tanya, ibu renatha marji’ taqlidnya Ayatullah Al-Uzhma Fazel Al-Lankarani yach?

  2. haidarrein Says:

    asww,

    ya begitulah, karena sepengetahuan saya, beliau cukup fasih dalam masalah fikih. boleh saya tahu anda bermarja kepada siapa?

  3. ressay Says:

    mmm…untuk marja’ saya belum punya. hehehe…maklum syi’ah gadungan nih. masih bingung mau pilih sapa.

  4. haidarrein Says:

    coba lihat ulama ayatullah sistani

  5. keluargaabi Says:

    Salam
    Wah blognya bajus sekali, apalagi dengan di kasih nama haidar (salah satu laqab Imam Ali as) selamat berkarya semoga sukses.
    Wassalam

  6. haidarrein Says:

    terima kasih, syukron jazakillah. semoga blog ini dapat bermanfaat bagi semua terutama bagi yg ingin mengetahui mengenai mahzab ahlul bayt

  7. haidarrein Says:

    saya pertama kali mengetahui nama Haidar, dan buat saya nama itu bagus sekalian kedengarannya. jadinya saya pakai.

  8. arifaisa Says:

    Assalamualaikum,

    Mas Pengasuh saya ari, bisa dibilang saya adalah baru dalam mengenal islam syiah bisa disebut juga pencari kebenaran yang dalam sehari-hari bergelut dengan kebingungan serta pasang surut keimanan serta selalu dibayangi oleh keragu-raguan. Oleh karena itu saya memerlukan artikel-artikel via online mengenai syiah serta perkembangannya hingga masa sekarang ini. Dalam hal ini saya mohon saudara dapat mempostingkannya dalam email saya : arifaisa@gmail.com.
    Selama ini saya masih bingung dengan kedudukan imam 12 terhadap Nabi Muhammad SAWW, mana yang lebih tinggi, in penting karena menyangkut keimanan saya dalam hati agar tidak salah langkah. Sedangkan di suni sendiri saya hampir-hampir tidak percaya lagi, apalagi dalam satu masalah saja mereka berbeda-beda dalam memaparkan/ menjelaskan. Jadi saya berada di persimpangan apakah terus/ condong ke syiah atau (suni saya tidak lagi menggalinya)

  9. reekoheek Says:

    salamu alaykum wa rahmah
    allahumma shalli ‘alaa muhammad wa aali muhammad
    semoga blognya mampu membuka gerbang ukhuwah islami
    amiin

  10. rusya Says:

    Assalamu’alaikum…

    salam kenal. blog nya bagus semoga menjadi salah satu pengantar untuk mengenal Ahlulbait as di indonesia.

    semoga A’immah mencintai Antum


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s